Selamatkan Bumi

Dalam kurun waktu seratus tahun terakhirini, suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) ....

Pemanfaatan Limbah Organik
Limbah organik adalah limbah yang berasal dari makhluk hidup, diantaranya berasal dari tumbuhan dan hewan yang telah mati, sampah ....

Pemanfaatan Limbah Anorganik
Limbah anorganik adalah limbah yang berasal bukan dari makhluk hidup. Limbah anorganik ini memerlukan waktu yang lama....

Mitigasi Bencana Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan bencana alam yang sulit diprediksi kejadiannya. Agar tidak terlalu memakan banyak korban perlu persiapan ....

Penataan Lingkungan Hidup
Manusia sangat berperan dalam menjadikan lingkungan yang bersih, nyaman, indah, dan rindang. Satu faktor yang ....

Tanda-Tanda Gempa Bumi
Selain melalui metode ilmiah, gempa bumi juga seringkali diprediksi dengan menggunakan cara-cara ....

Konsep Dasar Lingkungan Hidup
Lingkungan secara umum memiliki arti segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan ....

Proses pencemaran dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Proses pencemaran secara langsung terjadi ....

Pencemaran berdasarkan tempat terjadinya terbagi menjadi tiga jenis, yaitu pencemaran air, pencemaran udara, dan pencemaran tanah ....

Sumber-Sumber Pencemaran Lingkungan
Sumber pencemaran air yang paling umum adalah limbah pemukiman, limbah pertanian, dan limbah industri ....

Dampak Pencemaran Lingkungan
Pertumbuhan penduduk dunia yang cenderung pesat meningkatkan jumlah kebutuhan penduduk., baik kebutuhan primer maupun sekunder ....

Dampak Teknologi Terhadap Lingkungan
Teknologi secara umum berarti keseluruhan peralatan dan prosedur yang terus mengalami penyempurnaan ....
 
Fungsi Teknologi Dalam Pengelolaan Lingkungan
Melalui teknologi , sesuatu yang dulu tidak mungkin kita lakukan sekarang menjadi mungkin untuk dilakukan ....

Pengelolaan Lingkungan Sekolah
Lingkungan Sekolah yang kondusif sangat diperlukan agar tercipta proses pembelajaran yang bermutu. Pemberian pengetahuan dan ....

Dunia Fisika

Efek Fotolistrik >Sifat Partikel Cahaya

Apabila seberkas cahaya mengenai sebuah logam, ada elektron yang keluar dari permukaan logam. Gejala ini merupakan efek fotolistrik. Secara detail efek fotolistrik dapat diamati ketika dua buah pelat logam (lempengan logam tipis) yang terpisah ditempatkan di dalam tabung hampa udara. Di luar tabung kedua pelat ini dihubungkan satu sama lain (More...)

Efek Compton > Sifat Partikel Cahaya


Berdasarkan efek fotolistrik, cahaya  dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi ini tidak dapat digambarkan sebagai gelombang tetapi lebih mendekati bentuk partikel. Partikel cahaya dalam bentuk kuantum dikenal dengan sebutan foton (More...) 

Bintang Tertua > Yang Masih Bersinar
Hasil penemuan menunjukkan bahwa terletak di sekitar 13,4 triliun cahaya dari galaksi Bima Saksi terdapat sebuah bintang tertua yang masih bersinar. Hasil temuan ini bertentangan dengan hipotesis (More...)

Pemanasan Global > Semakin  Meningkat
Dalam kurun waktu seratus tahun terakhirini, suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) . Sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 tersebut kemungkinan (More...)

Gerhana 2011 > Di Wilayah Indonesia

        Pada tahun 2011 diprediksi akan terjadi empat gerhana matahari sebagian dan dua gerhana bulan total. Gerhana matahari sebagian pada 2011 akan terjadi pada 4 Januari, 1 Juni, 1 Juli, dan 25 November (More...)

Penerima Nobel > Fisika
Röntgen (1901) · Lorentz / Zeeman (1902) · Becquerel / P. Curie / M. Curie (1903) · Rayleigh (1904) · Lenard (1905) · Thomson (1906) (More...)

Einstein > Teori Relativitas Khusus
Relativitas khusus atau teori relativitas khusus adalah teori fisika yang diterbitkan pada 1905 oleh Albert Einstein. Teori ini menggantikan pendapat Newton tentang ruang dan waktu dan memasukan elektromagnetisme pada persamaan Maxwell (More...)
 
Einstein > Teori Relativitas Umum
Teori ini memiliki bentuk yang sama bagi seluruh pengamat, baik bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan lembam ataupun bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan yang dipercepat (More...)
 
Proses >Terjadinya Gerhana
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian (More...)

Efek Fotolistrik > Sifat Partikel Cahaya


Apabila  seberkas cahaya mengenai sebuah logam, ada elektron yang keluar dari permukaan logam. Gejala ini merupakan efek fotolistrik. Secara detail efek fotolistrik dapat diamati ketika dua buah pelat logam (lempengan logam tipis) yang terpisah ditempatkan di dalam tabung hampa udara. Di luar tabung kedua pelat ini dihubungkan satu sama lain dengan kawat. Mula-mula tidak ada arus yang mengalir karena kedua plat terpisah. Ketika cahaya yang sesuai dikenakan kepada salah satu pelat, arus listrik terdeteksi pada kawat. Ini terjadi akibat adanya elektron-elektron yang lepas dari satu pelat dan menuju ke pelat lain secara bersama-sama membentuk arus listrik.



Melalui pengamatan seperti  gambar di atas, hanya cahaya yang sesuai (yang memiliki frekuensi yang lebih besar dari frekuensi tertentu saja) yang memungkinkan lepasnya elektron dari pelat logam atau menyebabkan terjadi efek fotolistrik (yang ditandai dengan terdeteksinya arus listrik pada kawat). Frekuensi tertentu dari cahaya dimana elektron terlepas dari permukaan logam disebut frekuensi ambang logam. Frekuensi ini berbeda-beda untuk setiap logam dan merupakan karakteristik dari logam itu.

Ketika cahaya yang digunakan dapat menghasilkan efek fotolistrik, penambahan intensitas cahaya disertai pula dengan pertambahan jumlah elektron yang terlepas dari pelat logam (yang ditandai dengan arus listrik yang bertambah besar). Tetapi, Efek fotolistrik tidak terjadi untuk cahaya dengan frekuensi yang lebih kecil dari frekuensi ambang meskipun intensitas cahaya diperbesar. Ketika terjadi efek fotolistrik, arus listrik terdeteksi pada rangkaian kawat segera setelah cahaya yang sesuai disinari pada pelat logam. Ini berarti hampir tidak ada selang waktu elektron terbebas dari permukaan logam setelah logam disinari cahaya.

Karakteristik dari efek fotolistrik di atas tidak dapat dijelaskan menggunakan teori gelombang cahaya. Diperlukan cara pandang baru dalam mendeskripsikan cahaya dimana cahaya tidak dipandang sebagai gelombang yang dapat memiliki energi yang kontinu melainkan cahaya sebagai partikel.

Perangkat teori yang menggambarkan cahaya bukan sebagai gelombang tersedia melalui konsep energi diskrit atau terkuantisasi yang dikembangkan oleh Planck dan terbukti sesuai untuk menjelaskan spektrum radiasi kalor benda hitam. Konsep energi yang terkuantisasi ini digunakan oleh Einstein untuk menjelaskan terjadinya efek fotolistrik. Di sini, cahaya dipandang sebagai kuantum energi yang hanya memiliki energi yang diskrit bukan kontinu yang dinyatakan sebagai E = h.f.

Menurut Einstein, terjadinya efek fotolistrik adalah bahwa satu elektron menyerap satu kuantum energi. Satu kuantum energi yang diserap elektron digunakan untuk lepas dari logam dan untuk bergerak ke pelat logam yang lain dan dirumuskan dengan persamaan :

Energi cahaya = Energi ambang + Energi kinetik maksimum elektron

E = W0 + Ekm

hf = hf0 + Ekm

Ekm = hf – hf0

Persamaan di atas disebut persamaan efek fotolistrik Einstein.  W0 adalah energi ambang logam atau fungsi kerja logam, f0 adalah frekuensi ambang logam, f adalah frekuensi cahaya yang digunakan, dan Ekm adalah energi kinetik maksimum elektron yang lepas dari logam dan bergerak ke pelat logam yang lain. Dalam bentuk lain persamaan efek fotolistrik dapat ditulis sebagai :


Dimana m adalah massa elektron dan ve adalah  kecepatan elektron. Satuan energi untuk fungsi kerja logam biasanya dinyatakan dalam satuan elektron volt (eV) dimana 1 eV = 1,6 × 10−19 J.

Efek Compton > Sifat Partikel Cahaya

Berdasarkan efek fotolistrik, cahaya  dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi ini tidak dapat digambarkan sebagai gelombang tetapi lebih mendekati bentuk partikel. Partikel cahaya dalam bentuk kuantum dikenal dengan sebutan foton. Pandangan cahaya sebagai foton diperkuat lagi melalui gejala yang dikenal sebagai efek Compton.

Jika seberkas sinar-X ditembakkan ke sebuah elektron bebas yang diam, sinar-X akan mengalami perubahan panjang gelombang dimana panjang gelombang sinar-X menjadi lebih besar. Gejala ini dikenal sebagai efek Compton, sesuai dengan nama penemunya, yaitu Arthur Holly Compton.

Sinar-X digambarkan sebagai foton yang bertumbukan dengan elektron (seperti halnya dua bola bilyar yang bertumbukan). Elektron bebas yang diam menyerap sebagian energi foton sehingga bergerak ke arah membentuk sudut terhadap arah foton mula-mula. Foton yang menumbuk elektron pun terhambur dengan sudut θ terhadap arah semula dan panjang gelombangnya menjadi lebih besar.

Bintang Tertua Yang Masih Bersinar

      Hasil penemuan menunjukkan bahwa terletak di sekitar 13,4 triliun cahaya dari galaksi Bima Saksi terdapat sebuah bintang tertua yang masih bersinar. Hasil temuan ini bertentangan dengan hipotesis selama ini yang menyatakan bahwa bintang-bintang yang lahir sejak awal kejadian alam semesta telah tewas sejak jutaan tahun yang lalu.

      Dalam simulasi yang dilakukan oleh Paul Clark dari University of Heidelberg bekerjasama dengan Thomas Greif , astrofisikawan dari Max Planck Institute menunjukkan bahwa awan galaksi di awal alam semesta mengandung beberapa “embrio” bintang.


        Bayi-bayi bintang yang dinaungi oleh awan ini letaknya berdekatan sehingga gravitasi yang diciptakan ini akan mendepak keluar embrio yang paling kecil. Akibatnya, calon bintang yang malang itu bahkan tak punya kesempatan untuk menjadi bintang berumur pendek sekalipun. Namun, yang tak terduga adalah bintang kerdil ini justru dapat bertahan hidup hingga hari ini bila mereka mengatur diri untuk bertumbuh tanpa melewati batas 80 persen dari massa awan yang menjadi “ rahim” mereka.

       Menurut Simon White, astrofisikawan dari Max Planck Institute, bila masih ada bintang-bintang pertama di alam semesta yang masih hidup hingga hari ini, cahaya yang dipancarkan merekapun masih dapat memenuhi syarat untuk tertangkap oleh teleskop bumi. Namun, hanya spektrum beresolusi tinggi yang dapat mendeteksi perbedaan bintang-bintang purba. Tentunya karena para bintang tua ini hanya memiliki hidrogen dan helium, tak seperti cucu-cucu mereka yang masih muda, mereka memiliki banyak unsur lain yang lebih berat.

      White juga berpendapat bahwa kini pekerjaan rumah untuk para astronom adalah mengembangkan strategi baru untuk menentukan bintang-bintang manakah di pusat galaksi bimasakti yang merupakan “sesepuh” paling senior?

Studi yang menarik ini dilaporkan secara online dalam jurnal science yang dipublikasikan oleh situsarXiv.org.

http://news.discovery.com/space/first-stars-universe-wilky-way-110204.html#mkcpgn=rssnws1
http://yohanessurya.com

Cara Setting Password dan Kode APN Untuk Modem GSM

      Dari pada melamun gak ada kerjaan, mendingan buat postingan. Tapi bingung mau posting apa yah? Iseng-iseng siapa tahu ada diantara teman-teman pengguna modem GSM untuk internetan (seperti saya hehehe) memerlukan password dan kode APN-nya.Karena itu dalam postingan kali ini saya ingin memberikan info cara setting password dan APN untuk  modem GSM. Tapi maaf hanya beberapa saja yang dapat saya informasikan, yaitu hanya untuk indosat, axis, XL, telkomsel, dan Tree. Selebihnya cari aja sendiri..heheyy.
  1. Langkah  pertama tentu install dulu modem teman (sesuai dengan modem yang teman gunakan).
  2. Langkah kedua pada bagian setting modem masukkan data-data di bawah ini dan pilih sesuai dengan kartu GSM yang teman pakai.
  • Untuk indosat:
         APN : Indosatgprs
         Number : *99***1#
         User name: indosat
         Pasword : indosat

  • Untuk AXIS
       APN : axis
       Number : *99***1#
       User name: axis
       Pasword : 123456

  • Untuk XL
      APN : www.xlgprs.net
      Number : *99***1#
      User name: xlgprs
      Pasword : proxl

  • Untuk Telkomsel
      APN : telkomsel
      Number : *99***1#
      User name: wap
      Pasword : wap123


  • Untuk 3
     APN : 3gprs
     Number : *99***1#
     User name: 3gprs
     Pasword : 3gprs

     Untuk APN, usser name, dan password bisa teman ketik sendiri atau dicopy paste sesuai dengan kode di atas. Untuk kode Number sebaiknya dicopy paste saja.

Silahkan coba semoga bermanfaat...

Agar blog terindex di Google Dan Yahoo


     Biasanya blog otomatis akan terindex oleh google maupun yahoo berkisar antara 1-2 minggu. Pengindex-an dilakukan apabila search engine google atau yahoo dengan tidak sengaja menemukan link blog teman saat mencari situs atau blog orang lain yang sudah terindex.

       Agar blog teman cepat terindex oleh google maupun yahoo, sebaiknya teman rajin-rajinlah membuat link dengan link blog lain yang sudah terindex.

      Dibawah ini ada beberapa yang harus teman lakukan :
  1. Coba daftarkan blog teman di http://www.google.com/addurl/
  2. Buat sitemap xml ke http://www.google.com/webmasters/tools
  3. Mendaftar di Google Analytic
     Untuk mengecek apakah blog teman terindex di google. nama aplikasinya Indexedbygoogle.com silakan klik disini . Masukkan Url blog anda dan klik Go!. Apabila terdapat kata YES berarti blog anda sudah terindex oleh google, atau cara yang lain kalian tulis site:blogteman.com di kotak pencarian google. Apabila blog teman terindex maka di daftar pencarian terdapat blog teman.

    Selamat Mencoba...!